labelku

Tampilkan postingan dengan label THEOLOGIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label THEOLOGIA. Tampilkan semua postingan

Jenis karunia-karunia Roh Kudus

Apakah pelayanan musik dan pujian ada dan termasuk dari macam-macam karunia?
Dapatkan dan mintalah karunia dari Tuhan untuk pelayananmu...

Paulus tidak memberikan informasi mengenai jenis-jenis karunia-karunia rohani secara sistematis. Paulus menekankan keragaman dari karunia-karunia rohani dalam tubuh Kristus (Roma 12:6 dan 1 Korintus 12:4). Keberagaman itu harus menemukan harmoninya dalam kesatuan tubuh Kristus untuk kepentingan bersama. Berikut ini akan dipaparkan keragaman karunia rohani yang terdapat dalam Roma 12:6-8; 1 Korintus 12:8-10, 28-30 dan Efesus 4:11:
Cara Paulus menyebut karunia-karunia itu dengan urutan dan isi yang bervariasi menunjukkan Paulus memandang Roh bertindak dengan cara yang bebas dan beraneka ragam. Menurut Paulus, tidak ada jenis karunia roh yang lebih berharga ataupun lebih penting daripada karunia lainnya. Paulus juga tidak pernah memandang Roh sebagai pemberi karunia yang terbatas jumlahnya. Karunia-karunia rohani yang diberikan Roh Kudus ini tidak bisa dihitung dan tidak ada yang lebih baik dari yang lainnya.





MENJADI PELAYAN MUSIK DAN PUJIAN

Bedah 1 Taw 25
I Tawarikh 25 adalah pasal yang sangat special dalam Alkitab yang berjudulkan “Para Penyanyi”
Ay 1.
Management Musik
Musik dan Nubuatan
Daud mengatur banyak hal, dan salah satu yang diaturnya adalah untuk keperluan Ibadah.
Ibadah harus dimajagement sedemikian rupa sehingga terorganisasi dengan rapi.
Yang ditunjuk adalah anak-anak Asaf, anak-anak Heman dan anak-anak Yedutun
Tugas utama mereka adalah bernubuat dengan diiringi kecapi, gambus dan ceracap Perhatikan bahwa nubuatan sangat erat kaiatannya dengan pelayanan musik. Pada jaman itu nubuatan disampaikan dengan nada nyanyian.
Bandingkan dengan:
• Ul 31:19-43
Sebelum ajalnya tiba, Musa diperintahkan Tuhan untuk mengajarkan nyanyian baru kepada umat Israel, dimana nyanyian baru tersebut mengandung nubuatan-nubuatan dari Tuhan
Ay 8 digenapi di Kis 17:26, ay 17 digenapi di I Kor 10:20, ay 21 digenapi di Rm 10:19, I Kor 10:22, ay 35 digenapi di Rm 12:19, Ibr 10:30, ay 36 digenapi di Mzm 135:14,, ay 43 digenapi di Rm 15:10, Why 19:2
• I Sam 10:5-6
Serombongan nabi yang turun dari bukit pengorbanan dengan gambus, rebana, suling dan kecapi.
Dalam sekolah untuk para nabi di jaman Samuel, pelajaran musik merupakan salah satu pelajaran utama untuk para siswa, karena kenabian, nubuatan, tidak dapat dilepaskan kaitannya dengan musik.
• 2 Raj 3:15-16
Dalam ayat ini, Nabi Elisa tidak bernubuat , kekuasaan Tuhan tidak meliputi dia sampai dipanggil pemetik kecapi dan pada waktu pemetik kecapi itu memainkan kecapinya barulah nubuatan dapat mengalir.
• I Taw 25:1-3, 5-6,7
Anak-anak Asaf Heman dan Yedutun bernubuat dengan diiringi kecapi, gambus dan ceracap
• 2 Taw 20:14-17
Yehaziel bernubuat sambil bernyanyi, dia adalah keturunan Asaf.
• 2 Taw 29:27, 30-31
kata-kata Asaf sang pelihat dinyanyikan beserta iringn alat-alat musik
• Mzm 49;5
Peribahasa, amsal, dan kata-kata bijak diutarakan oleh bani korah dengan bermain kecapi
• Hab 3:1-19
Pada saat nabi Habakuk bernubuat dalam doanya, dia menyanyikannya dengan iringan kecapi
Perhatikanlah ayat 1 dan ayat 19 b
Nama-nama mereka didaftarkan dengan rapi
Tugas Masing-Masing Orang/Job Description
Ay 2-6
Anak- anak Asaf dibawah pimpinan Asaf bertugas bernubuat sesuai petunjuk raja
Anak anak Yedutun di bawah pimpinan Yedutun bertugas bernubuat dengan diiringi kecapi pada waktu menyanyikan syukur dan puji-pujian bagi Tuhan
Anak-anak Heman dibawah pimpinan Heman, sang pelihat, bertunyas menyanyikan nyanyian di rumah Tuhan diiringi ceracap, gambus dan kecapi untuk ibadah di rumah Allah dengan petunjuk raja.
Keahlian Musik, Generasi Musik, kerja Team
Ay 7-31
Jumlah mereka semua adalah 288 orang dengan kriteria:
• Terlatih tehnik vocal dan teknik musik.
• Ahli seni musik dan seni vokal
• Tua dan muda, artinya gabungan antara 2 generasi
• Guru dan murid, artinya ada regenerasi dimana ilmu diturunkan ke murid
• Masing-masing kelompok berjumlah 12 orang
• Bertugas menurut jadwal yang disusun berdasarkan undian
• Berada di bawah kepemimpinan yang terstruktur dengan tugas yang tertentu.
Kesimpulan
Jadi dapat disimpulkan beberapa kesimpulan sbb:
• bahwa Tuhan tidak hanya menuntut kesiapan hati dalam melayani, melainkan juga skill/ kecakapan/keahlian. Hal ini menunjukkan bahwa pelayanan ini bukan diselenggarakan secara asal-asalan, melainkan diselenggarakan dengan sangat profesional
• Tuhan juga memperhatikan sisi pengorganisasian yang diantaranya meliputi pendelegasian tugas dan kepemimpinan.
• Tuhan memakai keluarga untuk menularkan ilmu musik dan untuk menurunkan genetika musical.
• Betapa pentingnya regenerasi musik
• Angka dua belas adalah angka yang special dimana sangat pas untuk sebuah pemuridan ( murid Yesus 12, jumlah suku Israel 12, 12 pengintai). Latih team work/ kerja team dalam pelayanan musik 






 Sumber: http://markoarifkartika.wordpress.com

Yesus dan Allah

Yesus dan Allah

Yesus adalah seorang tukang kayu, pengkhotbah, guru, rabi, penyembuh, pembuat mukjizat, dan tokoh Yahudi yang berasal dari kota Nazaret, Israel.

Yesus di dalam Kekristenan juga dikenal dengan sebutan Yesus Kristus. Orang Kristen percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah, Tuhan, Mesias, dan Juru Selamat umat manusia. Di dalam Islam, Yesus (bahasa Arab: Isa) disebut sebagai Isa Almasih yang berarti Yesus yang terpilih, sering juga disebut sebagai Isa bin Maryam yang berarti Yesus putera dari perawan Maria[1][2], pembawa Injil, dan pembuat keajaiban, ialah salah seorang nabi penting yang memiliki julukan Ulul Azmi karena kesabaran dan ketabahannya yang luar biasa, namun Islam tidak mengajarkan bahwa Yesus itu ilahi. Sedangkan Agama Yahudi menolak anggapan bahwa Yesus adalah seorang Mesias yang telah dinubuatkan dalam kitab suci mereka.

Nama

Nama "Yesus" adalah alih aksara dari bahasa Latin Iesus, yang berasal dari bahasa Yunani Ἰησοῦς (Iēsoûs), yang pada gilirannya juga merupakan Helenisasi dari bahasa Ibrani יְהוֹשֻׁעַ (Yĕhōšuă‘, Yosua) atau bahasa Aram יֵשׁוּעַ (Yēšûă‘), yang berarti "Yahweh menyelamatkan".

"Kristus" adalah gelar yang berasal dari bahasa Yunani Χριστός (Christós), yang berasal dari bahasa Ibrani ("Mesias", berarti "yang diurapi" atau "yang terpilih")

Riwayat singkat

Meskipun masa kecilnya tidak diketahui (selain cerita kelahirannya dan kisah Yesus pada umur 12 tahun sedang mengajar di Bait Allah, Yerusalem), terdapat banyak informasi tentang tiga tahun terakhir hidupnya, khususnya minggu terakhir, dari keempat Injil di Alkitab serta tulisan-tulisan Paulus dan murid-muridnya yang lain.

Yesus dihukum mati di Yerusalem oleh gubernur Kerajaan Romawi, Pontius Pilatus, karena ditekan oleh massa yang gelap mata, dan dieksekusi dengan disalibkan. Yesus wafat dan dimakamkan, orang Kristen percaya bahwa Yesus bangkit kembali dari alam maut pada hari ketiga. Inilah Paskah bagi orang Kristen.

Pelayanan Yesus

Kedatangan Yesus dinubuatkan oleh Yohanes Pembaptis, yang membaptis Yesus di Sungai Yordan. Selama pembaptisan, Roh Allah, seperti seekor merpati, datang pada Yesus, dan suara Allah terdengar. Menurut Alkitab, Roh membawa Yesus ke padang gurun di mana dia berpuasa selama 40 hari. Di sana, ia digoda Iblis. Kemudian Yesus pergi ke Galilea, menetap di Kapernaum, dan mulai memberitakan tentang Kerajaan Allah, pada umur 30 tahun.

Umumnya pengajaran Yesus disampaikan dengan bercerita. Dia mengajarkan bahwa Allah sendiri adalah Raja sejati, dan bahwa orang harus mengasihi Allah dan mengasihi sesamanya seperti yang diperintahkan oleh Alkitab Ibrani kepada mereka. Yesus melakukan mukjizat yang menunjukkan tanda-tanda kekuasaan Allah, seperti memberi makan pada orang lapar, mengubah air menjadi anggur pada perkawinan di Kana, mnyembuhkan orang sakit, dan membangkitkan orang mati. Ia juga mengusir roh-roh jahat dari orang yang kerasukan.
Yesus menunggang keledai ke Yerusalem, yang disambut oleh kerumunan orang-orang yang menghamparkan jubah mereka dan ranting-ranting bagiNya. Giotto, 1300

Yesus mempunyai dua belas orang, yang dikenal sebagai Dua Belas Rasul, yang dipilih dan dilatih untuk menyebarkan Injil. Dia mempunyai beberapa pengikut, termasuk beberapa perempuan, tapi karena adat Yahudi, para murid perempuan tidak bisa bepergian ke tempat yang jauh.

Alkitab mengatakan Yesus menjadi terkenal. Dia pergi ke Yerusalem, di mana banyak orang mengunjungi kota itu untuk merayakan Hari Sabat. Ketika mereka mendengar bahwa dia akan datang, mereka menyambutnya seolah-olah dia adalah seorang raja. Mereka pikir mungkin ia akan membebaskan mereka dari kekuasaan Romawi, tapi Yesus pergi ke Yerusalem dengan menaiki seekor keledai muda, sebagai tanda bahwa Ia datang dalam damai.

Yesus melakukan banyak hal yang membuat iri dan kemarahan bagi para pemimpin agama Yahudi. Dia sering menunjukkan ketidakpatuhan terhadap adat istiadat yang orang Yahudi telah pertahankan selama berabad-abad. Sebagai contoh, orang Yahudi tidak bekerja sama sekali pada hari Sabat atau hari ketujuh, karena merupakan hari yang kudus, tetapi Yesus sering menunjukkan ketidakpatuhan terhadap kebiasaan ini. Dalam Injil Yohanes, pasal 5, ada cerita Yesus menyembuhkan orang lumpuh. Yesus melihat seorang pria terbaring di atas kasur. Ia menyembuhkan orang itu, dan menyuruhnya untuk mengangkat kasur dan pulang. Membawa kasur pada hari Sabat adalah bekerja atau melakukan suatu pekerjaan, sehingga para pemimpin agama berdebat dengan Yesus tentang hal itu. Mereka kemudian mengawasi semua yang Dia lakukan, dan mengingat semua hal yang bertentangan dengan adat agama Yahudi.

Dalam Injil Markus, pasal 11, mengatakan bahwa ketika Yesus tiba di Yerusalem, ia pergi ke Bait Allah. Ia menjadi marah karena melihat orang-orang menjual segala sesuatu yang ada, dan pemberi pinjaman uang untuk menipu orang miskin. Yesus kemudian mengusir semua orang yang menjual barang-barang. Ia mengatakan bahwa para imam kepala dan ahli-ahli Taurat telah mengubah Bait Allah menjadi sarang penyamun karena mereka menghasilkan uang dari orang miskin dan merampas rumah dari perempuan miskin yang tidak memiliki cara lain untuk beribadah.

Yesus mati

Injil mengatakan bahwa para pemimpin Bait Allah marah dan ingin membunuhNya. Mereka mengatakan kepada Pemerintah Romawi bahwa Yesus ingin menjadi raja di negara ini dan mengambil alih kekuasaan. Gubernur Romawi berpikir bahwa Yesus harus dibebaskan. Namun Para pemimpin Yahudi berkata, "Jika Anda melakukannya, maka Anda bukan sahabat Kaisar!" (Kaisar adalah penguasa Romawi.)

Jadi Gubernur memvonisNya dengan hukuman mati, yakni dengan cara disalibkan. Ini adalah cara umum yang digunakan oleh orang-orang Romawi untuk menghukum mati pemberontak dan penjahat.

Jenazah Yesus dikuburkan dalam sebuah makam milik salah satu pengikutnya, yaitu Yusuf dari Arimatea. Dia dimakamkan terburu-buru, karena sebentar lagi hari Sabat, karena tidak ada yang bisa bekerja, dimulai ketika matahari terbenam.

Yesus bangkit dari kematian

Pada hari sesudah hari sabat, pagi-pagi subuh, para wanita datang untuk mencuci tubuh dan meminyakiNya dengan ramuan dan minyak wangi. Tetapi Injil mengatakan bahwa mayat Yesus sudah lenyap, dan malaikat duduk di dekat kubur itu dan berkata "Dia telah bangkit dari antara orang mati!".

Beberapa orang, seperti Tomas muridNya awalnya meragukan kebangkitan Yesus. Namun Alkitab mengatakan bahwa lebih dari 500 orang, termasuk Tomas, melihat Yesus yang hidup kembali. Ada banyak kisah dalam Injil tentang apa yang Yesus lakukan setelah Ia dibangkitkan. Akhirnya, Injil Lukas mengatakan bahwa Yesus membawa murid-muridNya ke sebuah bukit, di mana ia memberkati mereka dan menyuruh mereka untuk menyebarkan ajaran-Nya keseluruh dunia, dan kemudian awan turun, dan dia terangkat ke surga.

Ajaran

Tindakan dan perkataan Yesus yang dicatat dalam Injil merupakan ajaran dasar Kekristenan. Yesus mengajar di Galilea dan Yudea, dengan pesan penyangkalan diri dan pengampunan dosa. Hukum utama yang Yesus ajarkan adalah hukum Kasih, bahwa manusia harus mengasihi Allah dan mengasihi sesama manusia.

Ajarannya pada awalnya disebarkan oleh keduabelas rasul Yesus, dan setelah Yudas digantikan oleh Matias. Paulus, seorang Farisi yang mula-mula menganiaya pengikut Yesus, namun akhirnya bertobat dan menjadi pengabar Injil yang masyhur. Mula-mula ajarannya disebarkan di daerah Israel kepada kaum Yahudi, namun akhirnya juga kepada bangsa-bangsa lain bukan Yahudi, dimulai dari panglima Romawi, Kornelius, hingga akhirnya merambah ke seluruh Asia Minor dan Afrika Utara, daratan Eropa Barat, Eropa Timur, Rusia, benua Amerika dan Australia, dan akhirnya ke Asia, sesuai dengan pesan terakhir Yesus untuk memberitakan Injil hingga ke ujung dunia.

Kekristenan

Pandangan Kristen tentang Yesus berpusat pada keyakinan bahwa Yesus adalah Tuhan, seorang Mesias yang kedatangan-Nya telah dinubuatkan dalam Perjanjian Lama, dan bahwa Ia bangkit pada hari ketiga setelah disalibkan. Umat Kristiani pada dasarnya percaya bahwa Yesus adalah "Anak Allah" (secara umum dapat diartikan bahwa Ia adalah Allah Anak, oknum kedua dalam Tritunggal), yang datang ke dunia untuk menebus dosa umat manusia dan memulihkan hubungan manusia dengan Tuhan melalui pengorbanan-Nya. Umat Kristiani juga percaya bahwa Yesus dilahirkan oleh seorang perawanMaria bunda Maria, mujizat yang dilakukan Yesus, kenaikan ke Surga, dan kedatangan Yesus ke bumi untuk kedua kali.
Hidup dan pengajaran seperti yang ditulis dalam Injil

Silsilah dan keluarga Yesus

Dari keempat Injil, hanya Matius[14] dan Lukas[15] yang menulis tentang silsilah Yesus. Silsilah Yesus dalam kedua Injil tersebut berbeda secara substansial,[16] dan para penelaah kontemporer biasanya melihat silsilah ini sebagai konstruksi teologi.[17] Secara lebih spesifik, beberapa ahli mengemukakan bahwa Matius ingin menitikberatkan kelahiran bayi Yesus pada garis keturunan keluarga kerajaan (menyebutkan nama Salomo), sementara silsilah Yesus menurut Lukas lebih difokuskan pada garis keturunan imam (menyebutkan Lewi).[18] Jika ditelusuri, kedua silsilah ini memiliki titik temu yaitu Raja Daud dan dari Daud dapat ditelusuri lagi hingga Abraham. Kedua daftar silsilah ini identik dalam menyebutkan silsilah sejak Abraham hingga Daud, namun berbeda dalam silsilah sejak Daud hingga Yusuf. Matius memulai dengan Salomo dan dilanjutkan dengan keturunan raja Yudea, hingga raja terakhir, Yekhonya. Setelah Yekhonya, garis keturunan raja terhenti ketika bangsa Israel ditaklukan oleh Kerajaan Babilonia. Dengan demikian, Matius menggambarkan Yesus sebagai keturunan raja Israel. Silsilah Yesus menurut Lukas lebih panjang dibandingkan menurut Matius; daftar ini menelusuri silsilah Yesus hingga Adam serta menyebutkan lebih banyak nama antara Daud dan Yesus.

Yusuf, suami Maria, muncul dalam penjelasan mengenai masa kecil Yesus. Namun demikian, Yusuf tidak disebutkan selama masa pelayanan Yesus.

Kitab-kitab dalam Perjanjian Baru seperti Matius, Markus, dan Galatia menceritakan mengenai relasi-relasi Yesus, termasuk kata-kata yang seringkali diterjemahkan sebagai "saudara laki-laki" dan "saudara perempuan".[19] Lukas juga menyebutkan bahwa Elisabet, ibu Yohanes Pembaptis, adalah "sepupu" atau "saudara" Maria [20], sehingga dengan demikian Yohanes adalah sepupu jauh Yesus.

Masa pelayanan Yesus

Yesus Kristus diyakini sebagai Domba Allah, seperti Yohanes Pembaptis pernah nyatakan (Yohanes 1:29). Domba Paskah yang terakhir ini harus berumur satu tahun dan tidak bercela, seperti yang tertulis di Taurat (Keluaran 12:5). Tentunya bukan Yesus Kristus yang berumur satu tahun yang dimaksudkan sebagaimana domba paskah sebelumnya dipilih dan dikurbankan, tetapi Yesus Kristus baru dianggap sebagai orang pada umur 30 tahun menurut kebudayaan Timur. Yesus Kristus mulai pelayanannya pada umur 30 tahun, dan masa pelayanannya kepada anak-anak Israel berakhir pada umur 31 tahun. Meskipun demikian, kebanyakan Kristen meyakini bahwa masa pelayanan Yesus Kristus bukan satu tahun. Yesus melayani di bumi sepanjang tiga sampai tiga setengah tahun.

Tujuan hidup Yesus

Markus mengatakan bahwa Yesus datang "untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang" (Markus 10:45); Lukas mengatakan bahwa Ia dikirim untuk "memberitakan Injil Kerajaan Allah" (Lukas 4:43); dan Yohanes menuliskan bahwa Yesus datang agar "supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal" (Yohanes 3:15).

Kronologi kehidupan Yesus

Ada dua sudut pandang, yaitu sudut pandang menurut Alkitab yang paling sering digunakan dan sudut pandang Titianus, seorang sejarawan Yunani, yang jarang digunakan.

Menurut sudut pandang Alkitab, kronologi kehidupan Yesus dibagi menjadi empat:
1.       Kelahiran Hingga Mulai Pelayanan
2.       Pelayanan Selama 3,5 Tahun
3.       Minggu Terakhir Sebelum Penyaliban
4.       Pasca Kebangkitan Yesus

Interpretasi berbagai artis akan sosok Yesus


Kehidupan dan pelayanan Yesus telah menjadi inspirasi bagi banyak orang yang mendorongnya untuk mengungkapkannya dalam berbagai bentuk seni, mulai dari seni lukis, seni pahat, hingga seni kontemporer seperti film layar lebar. Karya seni yang mula-mula berkembang di lingkungan Gereja adalah pembuatan ikon orang-orang suci. Seni ikon ini berkembang sampai sekarang, khususnya di kalangan Gereja Ortodoks.

Di barat, kehidupan Yesus diungkapkan dalam berbagai film, misalnya King of Kings, The Robe, Jesus Christ Superstar, Jesus of Nazareth, Jesus of Monteral, The Last Temptation of Christ, The Gospel of John, The Passion of the Christ, dll. Sebagian dari film-film ini, seperti "Superstar" dan "The Last Temptation" dianggap kontroversial karena memberikan penggambaran dan penafsiran yang berbeda dari yang lazim diterima khalayak. Sementara itu, "The Passion" dianggap kontroversial karena beberapa bagiannya dianggap memberikan tafsiran yang agak sensitif terhadap peranan orang Yahudi dalam kematian Yesus, sementara penggambaran siksaan yang dialami Yesus dianggap terlalu berlebihan.

Allah
Dalam islam
-          Al Malikul Mulk (Raja diRaja, Maharaja)
-          Al Hayy (Maha Hidup)
-          Al Muhyii (Maha Memberi Kehidupan)
  • Laa ilaaha illallaah (Tiada Tuhan selain Allah)
  • Allaahu Akbar (الله أكبر) (Allah Maha Besar)
  • Bismillaah (بسم الله ) (Dengan nama Allah)
  • In syaa Allaah (إن شاء الله) (Jika Allah menghendaki)
  • Maa syaa Allaah (ما شاء الله) (Kata yang biasanya diucapkan jika melihat sesuatu yang aneh (ganjil) kadang-kadang diganti dengan kata "Subhan Allah")
  • Subhanallaah (سبحان الله) (Maha Suci Allah)
  • Alhamdu li llaah (الحمد لله) (Segala Puji bagi Allah)
  • Allahu a'lam (الله أعلم) (Allah Maha Mengetahui)
  • Jazaa kallaahu khairan (جزاك الله خيراً; ucapan pernyataan terima kasih yang sebenarnya berarti "Semoga Allah memberikan balasan yang baik kepadamu")
Allah dalam Kristen
Umat Kristen lebih menyukai kata Tuhan dibanding kata Allah. Akan tetapi, terjemahan Bibel dalam bahasa Indonesia yang dinamakan sebagai "Al-Kitab", menggunakan kata "Allah" untuk "Tuhan Bapa". Jadi, Allah dalam Kekristenan sedikit berbeda dengan Allah dalam pengertian ajaran Islam. Secara pengucapan juga ada perbedaan dengan Allah dalam tradisi Islam. Allah dalam agama Kristen diucapkan dengan 'alah', bukan 'awlloh' seperti umat Islam ucapkan, Allah dalam tradisi Islam diucapkan dengan logat bahasa Arab. Dalam Allah Kristiani terdapat 5 eksistensi mutlak:
1.       Allah itu kekal Tanpa awal Tanpa akhir (keluaran 3:14, Ibrani 7:3, Wahyu 1:8, Wahyu 22:13)
2.       Allah itu Esa (Ulangan 6:4, Yesaya 45:5,21, ;1 Timotius 1:17)
3.       Allah itu tidak berubah-ubah (Maleakhi 3:6, Yakobus 1:17)
4.       Allah itu Tidak ada persamaanNYA (Mazmur 86:8, Yesaya 40:25, II samuel 7:22)
5.       Allah itu Mahakuasa, khalik langit dan bumi serta segala isinya yang kelihatan maupun tidak (Kejadian 1:1-31)

Tiga Kodrat Allah Dalam Iman Kristiani
Menurut iman kristiani Allah sebagai oknum/pribadi memiliki dalam diriNYA 3 (tiga) Kodrat KUASANYA atau Kodrat Ke-TUHANan-NYA, yaitu:
1.       Mencipta: Kuasa Mencipta ini dalam Perjanjian baru disebut oleh Yesus dengan predikat BAPA (Matius 11:25, lukas 10:21)
2.       Berfirman: Kuasa berfirman (dan bertindak) ini dalam Perjanjian baru disebut oleh Yesus dengan predikat ANAK (Yohanes 1:14, Yohanes 1:18, Matius 16:16)
3.       Roh Allah: Roh Allah yang berkuasa memelihara, mengayomi, membimbing dan menolong ini dalam Perjanjian baru oleh Yesus disebut dengan ROH KUDUS (Yohanes 14:16-17, Yohanes 14:26, 15:26)

Sumber: wikipedia





PRAISE

Arti kata PRAISE (Pujian) dalam bahasa Ibrani:
1. TODAH artinya mengangkat tangan tanda amengucap syukur. Maz.50:23 
2. YADAHA artinya Mengangkat tangan serta menikmati hadirat Allah. Maz.107:8, 15, 21, 23. 
3. HALLAL artinya Sangat bersukacita (Ledakan sukacita yang luarbiasa) dengan suara keras. 
4. ZAMAR artinya Memainkan alat musik (jenis bedawai), memuji dengan alat musik. Maz.149:3, 
150:3-4. 
5. BARAK artinya Memberkati Allah karena Dialah sumber kesuksesan, kemakmuran, dan kesuburan . Hak.5:3, Maz.72:13-15. 
6. TEHILLAH artinya Puji-pujian pengagungan (bernyanyi dengan keras). Maz.33:1. Maz.149:6. 
7. SHABACH artinya Berteriak dengan keras dengan sorak kemenangan.


MENGAPA KITA MEMUJI TUHAN?
Perintah Tuhan. Maz.1501:1.
Tuhan bersemayam diatas puji-pujian. Maz.22:4.
Ada kuasa didalam puji-pujian. Maz.149:6-9.
Adalah baik memuji Tuhan. Maz.29:2.
Karena layak DIa dipuji. Maz. 48:2, Wah.4:11.
Kita diciptakan untuk memuji Dia. Yes. 43:21.


KAPAN KITA MEMUJI TUHAN?
Dalam keadaan gembira. Yak. 5:13.
Dalam keadaan tertekan. Maz.42:6.
Dipagi hari. Maz.57:9.
Dimalam hari. Maz. 119:62.
Siang malam. 1 Taw.9:33.
Disegala waktu. Maz.34:2.


BAGAIMANA KITA MEMUJI TUHAN?
Dasar utama didalam kita memuji Tuhan adalah kita tidak memakai cara kita tetapi cara Tuhan. ALkitab banyak berbicara tentang cara-cara memuji Tuhan.

Mengangkat Tangan. Maz.63:5, Maz.134:3, Nehemia 8:6, Maz.141:2.

Mengapa mengangkat tangan?
Tanda penyembahan kita kepada Dia. 1 Sam.4:4 dan 1 Taw. 13:6
Lain-lain:
Bentuk tangan yang mirip dengan sayap malaikat Kerubim pada Tabut Perjanjian.
Gambaran seorang bayi yang minta digendong atau dipeluk oleh bapanya.
Lebih mudah berkonsentrasi (terutama didalam doa).
Tanda keterbukaan hati kepada Tuhan (pekerjaanNya).
Menerima apa yang Tuhan kerjakan didalam hidup kita (sikap yang pasrah).

Bertepuk Tangan. Maz.42, 47:2, 2 Jaj.11:12.
Didalam tradisi bangsa Yahudi bertepuk tangan bukanlah untuk sekedar memberi “beat” tetapi sebagai salah satu bentuk “make joyful noise” kepada Tuhan.

Memainkan Alat-alat Musik. MAz.105:3-5.
Ditangan para penyembah dan pemazmur maka alat-alat musik menjadi “Praise” dan bahkan bernubuatpun bisa menggunakan alat-alat musik.  1 Taw.25:1-3.

Berdiri. 2 Taw.5:13, Maz.134:1.  
Merupakan tanda hormat dan kesiapsiagaan. Kalau kita duduk maka kesiap siagaan itu menjadi berkurang dan pikiran bisa melayang-layang sehingga iblis bisa menggunakan kesempatan itu untuk meltakkan kakinya. Ep.4:27. (Faathald).

Membungkuk, sujud bertelut dan tertelungkup. Maz.95:6, Wah.19:4, Wah.4:10, Kej.19:1, Yes.55:14. 
Ini adalah bentuk-bentuk dari ekspresi kita didalam menyembah Dia.

Bernyanyi dengan suara yang keras. Maz.26:7.
Bernyanyi dengan Bahasa Roh. 1 Kor.14:15.

Menari-nari. Tarian penyembahan  Maz.149:3, 150:4, 2 Sam.6:14-16, Kel.15:20-21.

Berteriak. Maz.47:7, Maz.35:27.
Berteriak dalam bahasa Ibraninya HILLEL yaitu kata dasar dari Halleluyah yang berarti berteriak dengan keras dengan penuh sukacita.

Kesimpulan: 
PRAISE adalah cara kita mengungkapkan sebuah pengagungan tingkat tinggi kepada Tuhan Yesus Kristus.